Story of the movement – Chapter II – Conflict

Selesai berurusan bersama “gigi berhala” dan kencan dengan dokter gigi biadap. Babak baru dimulai lagi. Recovery baru saja mulai ternyata “menjadi kuli” adalah pasti. Pekerjaan yang ditinggal menjadi tumpukan sampah yang harus segera dibersihkan. Bersih bersih yang menyita waktu dan tenaga. Akhirnya sampai juga pada puncaknya. Kelelahan.

Demam tinggi, lemas dan tidak ada nafsu makan. Pilihannya antara Tipus dan demam berdarah. (saat itu memang lagi jadi trend memang). Setelah menjalani antrian  43 orang, hanya untuk diinjeksi dan diberi beberapa obat generik penurun panas. Akhirnya demam itu turun. Tapi tetap disarankan untuk menjalani tes darah.
Ok…tes darah dan hooplaaa…positif..hepatitis.
“Sementara gak boleh makan pedes, minum susu, atau kopi dan kurangi makan yang asem asem bla bla bla…” ucapan bapak dokter yang lucu itu kayaknya lebih sakit dari di telinga daripada hepatitisnya sendiri.
Jrit …gak boleh makan pedes sama minum kopi itu adalah siksaan kejam yang paling kejam sepanjang sejarah penciptaan manusia. Dan ya akhirnya istirahat total selama 2 minggu.

Ternyata dalam masa bed rest itu. Banyak kejadian kejadian yang ajaib.
banyak peristiwa yang ditutup tutupi oleh keluarga menjadi sesuatu yang terbuka. Terbuka bagiku terutama.

Mulai dari peristiwa penipuan yang menimpa ibuku yang dilakukan oleh bekas teman kantornya. Sampai konflik dalam keluarga besar ibuku. Ya ya ya…memang dari sebuah tumbuhan kadang ada bibit yang bagus dan ada juga bibit yang jelek. Rumput pun kadang bisa jadi pengganggu bila tumbuh dalam rumah. Dan dalam pertama dalam sejarah hidupku.Semenjak kecil hingga bangkotan sekarang ini pertama kalinya melihat sang ibu tercinta murka. Murka pada “rumput” yang tumbuh dalam rumah kecilnya. Yeah..that’s not me of course….

Dari konflik besar ini memang akhirnya terbuka juga siapa yang salah siapa yang benar. Dari konflik ini akhirnya seorang lelaki sejati membuat janji pada sang ibu.

Yes ..i’ve made my promise…

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-spam image

Spam Protection by WP-SpamFree

?>